Matahari muncul dengan sinarnya yang lama, namun tak jua manusia bosan dengan teriknya yang menggigit. Bersanding kokok ayam dan bulir embun, bumi juga butuh mandi. Hidup selalu mesti di pertanyakan agar ia memiliki arti, seperti pesan Aristoteles, sang filusuf Yunani. Lepas dari pesannya, memang hidup selalu mengundang tanya.
Usia adalah anugerah terbesar, di dalamnya tersimpan rekam jejak nafas hidup. Melihat album hidup masa lalu, ada cerminan diri yang seperti kurva, dari dasar menanjak dan kembali jatuh. Kini berada dalam ruang penuh pertanyaan, harapan yang sedikit redup sedikit menyala. Ada ketidak konsistenan terhadap ratusan simpulan gerak, ataupun stagnasi gerak. Lantas akan bagaimana jika terus seperti ini.
Dilahirkan dari rahim yang dipilih, dititip oleh pemilik generasi, di tempa pada kecamuknya kondisi...muncul sebagai pelita di tumpukan mimpi..
Sabtu, 07 April 2012
Senin, 02 April 2012
Aksara Mencari Sukma
Aksara tak berbentuk.,
Kemarin rasa-rasanya ia masih di sana.,
Menggelar suara dengan dengung-dengung nyata.,
Cerita tentang hidup dan rasa.,
Memantulkan jiwa jelaskan pengalaman abstrak.,
Aksara mencari butir kata dan nada.,
Menghibur hati yang berkerudung sedih,
Berserak di alam ide tandas di jentik jemari,
Terbang di bawa gelombang dan badai masa,
Kemarin rasa-rasanya ia masih di sana.,
Menggelar suara dengan dengung-dengung nyata.,
Cerita tentang hidup dan rasa.,
Memantulkan jiwa jelaskan pengalaman abstrak.,
Aksara mencari butir kata dan nada.,
Menghibur hati yang berkerudung sedih,
Berserak di alam ide tandas di jentik jemari,
Terbang di bawa gelombang dan badai masa,
Sabtu, 10 Maret 2012
Kegalauan Langkah
Galau, term yang saat ini sangat populer dan sering di keluarkan oleh anak-anak muda. Terminologi ini pula menjadi label untuk musik-musik yang bernada mellow, film yang mengharu biru dan bertema cinta, juga untuk note-note di jejaring sosial, meskipun secara aktual tak seperti itu. Sehingga pengidntifikasian status hati seseorang, kecenderungan melalui model musik, film, dan ungkapan-ungkapan seseorang.
Galau secara harfiah dapat di artikan sebagai ketidak beraturan perasaan seseorang. Implikasi dari hal ini adalah penyimpangan perilaku dari biasanya dan penurunan produktifitas. Hal ini pulalah yang menimpa saya. Ada fenomena dari diri yang tak bisa di defenisikan, yang terang hanyalah adanya perasaan tak beraturan, kehilangan motivasi dan produktifitas. Tapi, kegalauan ini bukan faktor merah jambu alias cinta.
Galau secara harfiah dapat di artikan sebagai ketidak beraturan perasaan seseorang. Implikasi dari hal ini adalah penyimpangan perilaku dari biasanya dan penurunan produktifitas. Hal ini pulalah yang menimpa saya. Ada fenomena dari diri yang tak bisa di defenisikan, yang terang hanyalah adanya perasaan tak beraturan, kehilangan motivasi dan produktifitas. Tapi, kegalauan ini bukan faktor merah jambu alias cinta.
Sabtu, 15 Oktober 2011
Surat dari Ibu Pertiwi
Berjalan di deretan buku-buku usang yang berjejer di rak-rak ruang perpustakaan, sedikit merasa miris. Bias cahaya matahari dari sela-sela kusen jendela menarik partikel-partikel debu, dan silia-silia hidung bereaksi bersin atas debu-debu yang terhirup, bertambah miris. Kutarik satu buku tebal berjudul “Di Bawah Bendera Revolusi” karangan tokoh besar Indonesia. Warna sampulnya cokelat, tapi masih ada garis-garis hitam yang kurasa warna dasar sampul, makin miris.
Kubuka kilas lembar demi lembar, coba merangkai poin-poin ide. Di akhir halaman, terselip sebuah amplop,
Jumat, 14 Oktober 2011
Jangan Nyaman, Kita Harus Berjalan
Harapan itu adalah keyakinan
Ia menyeruak dari jiwa yang terdalam
Meski ribuan iblis meragukan
Tapi ia kan semakin kuat tertananam
Ia menyeruak dari jiwa yang terdalam
Meski ribuan iblis meragukan
Tapi ia kan semakin kuat tertananam
Selasa, 27 September 2011
Merekam Gerak dan Ritual Senja (Penuh Cinta, Untuk Ayah dan Ibu Kita)
Di dusun, aku selalu senang menanti senja, saat lembayung melukis alam dengan warna berbeda. Langit jingga perlahan pudar berganti hitam. Aku selalu senang di puncak senja, saat dayu azan menggiring unggas berduyun ke kandang. Di garis batas antara petang dan malam.
Beriring burung-burung terbang menuju peraduan, berbondong-bondong warga melangkah ke masjid dusun, di tengah kampung depan rumah. Aku selalu senang senja, merekam kilas kehidupan petang.
Beriring burung-burung terbang menuju peraduan, berbondong-bondong warga melangkah ke masjid dusun, di tengah kampung depan rumah. Aku selalu senang senja, merekam kilas kehidupan petang.
Tentang Hati Untukku
Malam menyusup hati...
Sontak menghirup sepi...
Lantas berlari mencari pengusir sunyi.
Di lelah tapak aku berjumpa bintang-bintang
Kerlipnya mambasuh jiwa yang kering
Sontak menghirup sepi...
Lantas berlari mencari pengusir sunyi.
Di lelah tapak aku berjumpa bintang-bintang
Kerlipnya mambasuh jiwa yang kering
Langganan:
Postingan (Atom)